Magang IMM Jepang atau lazim disebut Magang ke jepang via IMM Japan merupakan program dari pemerintah yang ditujukan untuk putra-putra bangsa.

Berikut kami sampaikan dasar dari Program Kerja Direktorat Bina Pemagangan Program Pemagangan Luar Negeri

Dasar Pelaksanaan Program Pemagangan Ke Jepang

Memorandum of Understanding (MOU) antara Direktorat Jenderal Binalattas Depnakertrans RI dengan The Association International Manpower Development of Medium and Small Enterprises Japan (IMM) Tanggal 16 September 1994 Amandemen Tanggal 19 Mei 1999

Nota Kesepakatan Kerjasama antara Departemen Tenaga Kerja & Transmigrasi RI dengan The Association International Manpower Development of Medium and Small Enterprises Japan (IMM) Nomor : Kep. 23/MEN/2000 Tanggal 22 Februari 2000 :

A. Pemagangan Kerjasama IMM Japan

I. Program

Pemagangan merupakan program yang dilaksanakan selama 3 tahun

II. Tujuan

Program pemagangan pelatihan sambil kerja untuk mempersiapkan tenaga kerja yang terampil, kompeten dan produktif untuk dapat dikembangkan di negaranya setelah kembali nanti.

III. Pelaksanaan

Pelatihan teori dapat dilakukan dilembaga pelatihan maupun di perusahaan dan pelatihan praktek/magang diselenggarakan di perusahaan di Jepang.

B. Persiapan di Indonesia meliputi

Rekruitmen/seleksi, pelatihan pra pemberangkatan tahap I di daerah selama 2 bulan dan pelatihan pra pemberangkatan tahap II di pusat (Cevest Bekasi & Lembang) selama 2 bulan.

C. Pemagangan di Jepang meliputi

  1. Pelatihan penyesuaian selama 1 (satu) bulan dilaksanakan di training centre sebelum masuk ke perusahaan.
  2. Pemagangan di perusahaan dilaksanakan selama 3 tahun.

 

D. Tindak Lanjut / Pasca Pemagangan meliputi

[itemlist]

  • Penyerahan hak-hak peserta antara lain pemberian tunjangan usaha mandiri.
  • Wawancara dengan perusahaan dalam rangka penempatan lulusan.
  • Membantu pelatihan usaha mandiri.
  • Memfasilitasi pembentukan forum mantan peserta magang di daerah.[/itemlist]

E. Pemagangan Melalui Kelembagaan

I. Program

Pemagangan merupakan program yang dilaksanakan selama 3 (tiga) tahun.

II. Tujuan

Program pemagangan pelatihan sambil kerja untuk menambah tenaga kerja yang terampil, kompeten dan produktif untuk dapat dikembangkan di negaranya setelah kembali nanti

III. Pelaksanaan :

Pelatihan teori dapat dilakukan dilembaga pelatihan maupun di perusahaan dan pelatihan praktek/ magang diselenggarakan di perusahaan.

Depnakertrans memberikan rekomendasi persetujuan pengiriman peserta pemagangan luar negeri.

F. Kepesertaan

1. Persyaratan peserta program pemagangan di luar wilayah Indonesia sebagai berikut,

[itemlist]

  • Usia minimal 20 tahun
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Menandatangani perjanjian pemagangan
  • Memiliki bakat dan minat yang sesuai dengan program
  • Peserta berstatus pekerja/buruh harus memiliki surat rekomendasi dari atasan
  • Lulus seleksi bagi pencari kerja[/itemlist]

2. Hak Peserta magang

[itemlist]

  • Mendapat fasilitas yang disediakan sesuai dengan ketentuan IMM Japan (akomodasi dan transport);
  • Mendapat tunjangan uang saku/gaji;
  • Mendapat perlindungan asuransi kecuali sakit gigi, sakit bawaan yang diderita sebelum tiba di Jepang.
  • Sertifikat Pelatihan Pemagangan selama 3 tahun
  • Tunjangan usaha 600.000 Yen [/itemlist]

3. Kewajiban peserta program pemagangan :

[itemlist]

  • Mengikuti program pemagangan sampai selesai.
  • Mematuhi tata tertib .
  • Mematuhi hal yang disepakati dalam perjanjian pemagangan .
  • Menjaga nama baik Bangsa dan Negara serta Keluarga.
  • Mematuhi peraturan di perusahaan penerima dan hukum yang berlaku di negara Jepang.
  • Menyelesaikan program selama 3 (tiga) tahun dengan baik.
  • Kembali ke Tanah Air (Indonesia).[/itemlist]

4. Perjanjian Program Pemagangan

Peserta pemagangan wajib membuat perjanjian pemagangan dengan penyelenggara pemagangan yang berisi :

  • Hak dan kewajiban penyelenggara program pemagangan.
  • Hak dan kewajiban peserta.
  • Bidang kejuruan.
  • Jangka waktu.

Peserta yang telah berhasil menyelesaikan program pemagangan selama 3 (tiga) tahun wajib pulang ke Indonesia dan akan menerima :

  1. Sertifikat Keterampilan dari JITCO.
  2. Sertifikat Keterampilan dari IMM Japan.
  3. Tunjangan modal usaha sebesar ¥ 600.000 (untuk usaha mandiri).
  4. Peserta akan mengikuti wawancara dengan perusahaan Jepang yang ada di Indonesia untuk ditempatkan pada perusahaan tersebut.